Virtualbox

VirtualBox merupakan perangkat lunak virtualisasi, yang dapat digunakan untuk mengeksekusi sistem operasi “tambahan” di dalam sistem operasi “utama”. Sebagai contoh, jika seseorang mempunyai sistem operasi yang terpasang di komputernya, maka seseorang tersebut dapat pula menjalankan sistem operasi lain yang diinginkan di dalam sistem operasi MS Windows.

VirtualBox ini paling sering digunakan untuk :

1.Mencoba sistem operasi yang berbeda, os utama menggunakan linux sedangkan os virtual                                                menggunakan windows atau sebaliknya

2.Mencoba sistem operasi yang baru rilis, biasanya digunakan untuk melakukan te distro linx terbaru

3.Simulasi jaringan, os utama sebagai client sementara os virtual sebagai server ataupun sebaliknya

4.Simulasi security computer, os utama sebagai hacker dan os virtual sebagai target

Fungsi ini sangat penting jika seseorang ingin melakukan ujicoba dan simulasi instalasi suatu sistem tanpa harus kehilangan sistem yang ada. Aplikasi dengan fungsi sejenis VirtualBox lainnya adalah VMware dan Microsoft Virtual PC.

Sistem operasi yang dapat dijalankan oleh VirtualBox antara lain Linux, Mac OS X, Windows XP, Windows Vista, Windows 7,Windows 8, Solaris, dan OpenSolaris.

VirtualBox pertamakali dikembangkan oleh perusahaan Jerman (Innotek GmbH). Pada February 2008, Innotek GmbH diakusisi oleh Sun Microsystems

Keunggualan VirtualBox :

  1. Ringan

Yang di maksud adalah tidak menghabiskan kinerja komputer baik itu RAM maupun Hardisknya

  1. Praktis

Software ini gampang di pelajari oleh semua orang dan cara mendapatkanyya pun juga gratis.

Kekurangan VirtualBox :

  1. Harus di Upgrade

VirtualBox haruslah di perbarui versinya supaya bila ada OS terbaru virtualbox tersebut bisa mengaksesnya.

  1. Terbatasnya vitur-vitur

Virtualbox kurang memiliki vitur-vitur yang fungsinya untuk mempermudah user untuk menggunakan Virtualbox. Contoh tidak ada vitur “capture” yang tujuannya untuk mempermudah melihat praktek-praktek yg sebelumnya.

Cara Instalasi Virtualbox :

1. Buka folder yang berisikan Virtualbox.

Capture2. Doube klik pada ikon bergambar Virtualbox.

Capture 13. Kemudian akan muncul tampilan jendela bertuliskan “Welcome to Oracle VM VirtualBox 4.0.16 Setup Wizard”. Kemudian klik “Next”.

Capture 24. Setelah itu akan muncul jendela tampilan Custom Setup. Pada jeldela ini meminta penempatan lokasi VirtualBox. Klik “Next” untuk melanjutkan instalasi

Capture 35. Setelah itu akan muncul kotak dialog costum setup, yang bertujuan untuk membuat shortcut di desktop dan shortcut di Quick Launch Bar. Beri opsi centang pada kedua kodak dialog tersebut. Kemudian klik “Next”.

Capture 46. Setelah itu akan muncul kotak dialog yang menanyakan apakah instalasi akan di lakukan sekarang ?. klik tombol “yes” untuk melanjutkan.

Capture 57. Setelah itu akan muncul kotak dialog  menanyakan siapkah untuk proses instalasi. Klik “install” untuk melanjutkan .

Capture 68. Kemudian akan muncul tampian proses pengcopyan virtualbox ke hardisk. Tunggu beberapa saat.

Capture 79. Kemudian akan muncul tampilan Windows Scurity, yang meminta anda untuk menginstal Oracle Corporation Universal Serial Bus. Jika anda ingin menginstall. Klik “install”.

Capture 810. Setelah itu akan kembali muncul jendela windows scurity, yg meminta anda untuk menginstal Oracle Corporation Network Service. Jika anda ingin menginstal klik “install”.

Capture 911. Kemudian akan ada jendela winndows scurity, yang meminta anda untuk menginstal Oracle Corporation Network Adapters. Jika anda ingin menginstal klik “install”.

Capture 1012. Setelah itu akan muncul kotak diaolg yang menandakan proses instalasi telah selesai. Beri tanda centang pada kotak dialog yang menjelaskan untuk membuka virtualbox. Kemudian klik “finish” untuk melanjutkan.

Capture 1113. Program Virtualbox siap untuk di jalankan.

Capture 12

Terima Kasih…

Perbedaan Arsitektur Windows dan Linux

Ada beberapa perbedaan antara Windows dan Linux antara lain dapat diliat dari :

1. Dari segi Tampilan

Linux  tampilan di linux sebenarnya hampir saama dengan tampilan pada windows. Hanya saja tampilan di linux sedikit monoton.

Windows tampilan pada Windows lebih berfariasi, tampilan Windows bisa kita ubah sedemikian rupa sesuai dengan yang kita inginkan.

2. Penggunaan

Linux dengan ketahanan Linux terhadap virus dan juga source codenya yang dapat dengan mudah diubah dan di tambah menjadikan Linux sering di gunakan untuk sistem administrator.

Windows biasa digunakan oleh pelajar dan pekerja untuk membuat laporan. Karena tampilan yang sudah familiar di kalangan pelajar. Dan karena interface pada windows yang mudah untuk pengoperasiannya.

3. Dari segi Harga

Linux Dilihat dari harganya, harga Linux cukup terjangkau. Hal itu disebabkan oleh sifat open source pada Linux, biaya yang perlu di keluarkan hanyalah biaya untuk akses internet yang di gunakan untuk mendownload OS linux tersebut.

Windows jika harga linux murah karena sifat open sourcenya, berbeda lagi denganWindows, harga OS Windows cukup mahal. Tapi mengapa Windows tetap laris di pasaran? Itu karena kebutuhan dan sifat user friendly pada Windows yang menjadikan Windows tetap laris di pasaran. Dan karena cukup mahal harga OS Windows banyak pihak yang membajak.

4. Security dan Virus

Linux diturunkan dari sistem operasi Unix yang memiliki tingkat keamanan lebih kuat. Itu sebabnya tidak ada banyak virus di Linux dan kalaupun ada tidak bisa berkembang biak dengan pesat dan biasanya tidak mampu membawa kerusakan yang besar.

Windows security pada windows lebih lemahkarena banyak lubang keamanan di Windows yang bisa dieksploitasi oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab.

5. Progam Aplikasi

Linux unggul dalam aplikasi Webserver, proxy server, firewall, mail server, Samba dll. Pada aplikasi server umumnya X-Windows tidak lagi digunakan di Linux, oleh karena itu Linux biasanya lebih hematresources (memory & harddisk) di bandingkan Windows. Sementara komunitas Linux juga berusaha keras untuk mengejar ketinggalannya dalam aplikasi Office-nya dengan mengembangkan StarOffice yang dimotori oleh Sun Microsystems hardware

Windows unggul untuk aplikasi Office-nya. Diakui bahwa Microsoft Office termasuk tool yang sangat enak untuk bekerja di PC seperti menyiapkan presentasi, tulisan, laporan, agenda dll.

6. Sistem File

Windows menggunakan FAT dan NTFS. Windows tidak membedakan penggunaan nama file dengan huruf besar dan huruf kecil (case insensitive). Windows mengenal juga istilah drive untukdevice dan partisi.

Linux menggunakan ext2, ext3, reiserfs, xfs, jfs dan lain sebagainya. Linux dapat membaca dan menulis ke FAT32, dan dapat membaca dan menulis NTFS (eksperimental dan memanfaatkan proyek terpisah). Linux membedakan penggunaan huruf besar dan kecil dalam berbagai aspek penggunaan sistem operasi. Di Linux, istilah drive tidak digunakan. Yang digunakan adalah direktori biasa.

7. Waktu Pengoperasian

Windows akan sering dimatikan apabila ditinggalkan pemiliknya untuk menghemat listrik karena tidak akan ada orang lain yang akan menggunakan komputer itu.

Linux dirancang untuk bisa digunakan bersama-sama oleh banyak orang. Karena itu perlindungan berkas dan proses-proses milik seseorang terhadap orang lain menjadi porsi besar dari perhatian perancangnya. Pada sistem Linux (dan Windows NT/2000/XP) identifikasi user sangat menentukan hak akses pengguna. Karena itu akan banyak ditemui penggunaLinux yang bekerja dengan user root (nama super user di dunia Unix).

8. Instalasi dan Kelengkapan Program

Windows tidak menyediakan banyak program setelah diinstal. Kalaupun ada mungkin Anda hanya akan menemukan Internet Explorer, Media Player, Notepad, dan beberapa program kecil lainnya.

Linux disertai dengan banyak program didalamnya. Setelah diinstal, Anda akan menemui banyak program dari hampir semua kategori program. Sebut saja kategori Office Suite, Multimedia (Sound, Video, Graphics), Internet (Browser, Email, Chat, Downloader, Messenger, Torrent, News), 3D, Games, Utility, dll.
Dengan waktu instalasi yang hampir sama, Anda bukan hanya mendapatkan suatu sistem operasi tetapi juga semua program yang diperlukan untuk kegiatan sehari-hari di Linux.

9. Sistem Distribusi

Windows hanya mengenal satu distribusi yaitu Microsoft.

Linux mengenal banyak distribusi yang merupakan kumpulan kernel Linux, pustaka – pustaka sistem, dan software – software yang dibungkus dengan prosedur tertentu.

Yang membedakan antar distribusi bisa saja pada semua bagian tersebut (kernel yang berbeda versi dan pengaturan, software dan pustaka yang berbeda), termasuk prosedur pemaketannya.

10. Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI)

Windows dan kebanyakan program-program aplikasinya, kepemilikan lisensi (rata-rata berharga $200 USD) merupakan sarat mutlak untuk penggunannya.

Linux dan program-program aplikasinya dilain pihak berlisensi gratis dan justru mendorong para penggunanya untuk menyebarluaskan perangkat lunak tersebut.

Terima Kasih ,

Semoga bisa membantu dan bermanfaat .

Cara Menginstal Linux OpenSuse Versi 11.0 Berbasis Text

Cara menginstal :
1. Siapakan alat dan bahan yang dibutuhkan, yaitu DVD Linux Open SUSE 11.0
2. Hidupkan PC, kemudian masukkan DVD Linux Open SUSE 11.0
3. Tekan Ctrl+Alt+Del untuk me-restert PC
4. Lihat petunjuk untuk masuk ke menu BIOS di layar monitor
5. Kemudian masuk ke menu BIOS, setting Boot Priority Order-nya, sehingga urutan boot-nya menjadi: IDE DVD di urutan pertama dan HDD diurutan kedua.
6. Tekan F10 untuk keluar dan menyimpan pengaturan. Setelah itu PC akan merestart kembali dan tunggu beberapa saat.
7. Setalah muncul tampilan seperti di bawah ini, pilih Installation dengan cara menekan panah arah bawah pada keyboard. Kemudian tekan F3, lalu pilih sesuai kebutuhan (disesuaikan dengan memory) (untuk memory yang terbatas dianjurkan menggunaka Teks Mode)
1Setelah muncul tampilan seperti di bawah ini, tunggu beberapa saat.

2Pilih Language (dengan cara Alt+L) dan pilih Keyboard Layout (dengan cara Alt+K). Kemudian baca License Agreement, untuk menyetujuinya pilih I Agree to the License Terms (dengan cara Alt+A). Lalu tekan tombol Alt+N (Next) untuk melanjutkan.

3Pada saat di system Probing tunggu beberapa saat.

4Setelah muncul tampilan Installation Mede, pilih New Installation (dengan cara Alt+I). Kemudian tekan tombol Alt+N (Next) untuk ke step selanjutnya.

5Setelah itu, atur Clock and Time Zone. Pertama atur Region (dengan cara Alt+E) kemudian pilih Asia, lalu atur Time Zone (dengan cara Alt+Z) kemudian pilih Jakarta. Setelah itu tekan tombol Alt+N (Next) untuk melanjutkan.

6Setelah muncul tampilan Desktop Selection, pilih sesuai keinginan (GNOME, KDE 4.0 dan KDE 3.5 merupakan berbasis GUI) (disarankan menggunakan Minumal Server Selection (Text Mode)) (dengan cara Alt+I). Lalu tekan tombol Alt+N (Next) untuk ke tahap selanjutnya.

7Pada saat berada di Suggested Partitioning, pilih Create Partition Setup… (dengan cara Alt+C).

8Setelah muncul tampilan seperti di bawah ini, pilih Costom Partitioning (for experts) (dengan cara Alt+C).

9Setelah muncul tampilan Expert Partitioner, pilih Create (dengan cara Alt+C). Kemudian Pilih Extended Partition (dengan cara Alt+E).

untitled (1)Lalu, atur File System-nya (dengan cara Alt+S) kemudian pilih Swap. Kemudian atur Size, pilih End (dengan cara Alt+D) kemudian isikan +1GB pada kotak kosong di bawahnya. Tekan Alt+O (OK) untuk melanjutkan.

untitled1 (1)Setelah itu pilih Create lagi (dengan cara Alt+C). Setelah muncul tampilan seperti di bawah ini. Atur File System (dengan cara Alt+S) kemudian pilih Ext3. Setelah itu atur Mount Point (dengan cara Alt+M) kemudian pilih root (/). Setelah itu atur Size, pilih End (dengan cara Alt+D) kemudian isikan +5GB pada kotak kosong di bawahnya. Tekan Alt+O (OK) untuk melanjutkan.

Untitled1Setelah itu pilih Create lagi (dengan cara Alt+C). Setelah muncul tampilan seperti di bawah ini. Atur File System (dengan cara Alt+S) kemudian pilih Ext3. Setelah itu atur Mount Point (dengan cara Alt+M) kemudian pilih home(/home).Tidak perlu mengatur size karena kita akan menggunakan kapasitas sisa yang dimiliki. Tekan Alt+O (OK) untuk melanjutkan

14Saat muncul tampilan seperti di bawah ini, dan kita yakin telah mempartisinya dengan benar, maka tekan tombol Alt+N (Next) pada keyboard untuk melanjutkan ke tahap selanjutnya.

15Pada saat kita telah kembali ke Suggested Partitioning, tekan tombol Alt+N (Next) untuk melanjutkan.

16Pada saat berada di Create New User, isikan nama panjang user pada User’s Full Name (pilih dengan cara Alt+F), kemudian isikan nama panggilan pada Username (pilih dengan cara Alt+U), setelah itu tuliskan password pada kotak kosong dibawah tulisan Password (pilih dengan cara Alt+P) setelah itu tulis ulang password tersebut pada Confirm Password (pilih dengan cara Alt+O). tekan tombol Alt+N (Next) untuk melanjutkan ke tahap selanjutnya.

17Pada saat di Password for the System Administrator “root”, tuliskan password untuk administrator di Password for root User (pilih dengan cara Alt+P) kemudian tulis ulang password tersebut pada Confirm Password. Kemudian tekan tombol Alt+N (Next) untuk melanjutkan.18Pada saat di Installation Settings, tekan tombol Alt+I (Install) untuk melanjutkan ketahap selanjutnya yaitu menginstal.19Tunggu beberapa saat proses mengistal. Setelah itu tekan tombol Alt+N (Next).
20Pada saat muncul tampilan seperti di bawah ini tunggu beberapa saat, kemudian tekan Alt+N (Next) untuk melanjutkan.21Pada saat pengecekan seperti di bawah ini, tunggu beberapa saat. 22Saat di Automatic Configuration, tunggu beberapa saat kemudian tekan Alt+N (Next) untuk melanjutkan ke step selanjutnya.23Pada saat muncul tampilan seperti di bawah ini, berarti anda telah berhasil menginstal Linux Open SUSE 11.0 berb asis teks dan siap di operasikan.24Seperti itulah cara pengisntalan Linux OpenSuse dan berikut saya sertakan video pengisntalan Linux OpenSuse versi 11.0

Terima Kasih…